http://journals.stikim.ac.id/index.php/jikes/issue/feed Jurnal Ilmiah Kesehatan 2020-03-23T04:13:46+00:00 Risky Kusuma Hartono, SKM, MKMĀ  Risky_kusuma@yahoo.com Open Journal Systems <p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal Ilmiah Kesehatan</strong>&nbsp;dengan <a href="http://u.lipi.go.id/1180429428" target="_blank" rel="noopener"><strong>(p-ISSN&nbsp;1412-2804 )</strong> </a>dan <a href="http://u.lipi.go.id/1383816764" target="_blank" rel="noopener"><strong>(e-ISSN</strong> <strong>2354-8207</strong><strong>) </strong></a>mempersembahkan naskah original terkait perkembangan terkini isu kesehatan. Jurnal mendiskusikan tulisan-tulisan ilmiah terkait ilmu kesehatan masyarakat. Bidang keilmuwan jurnal mencakup medis, klinis, kesehatan masyarakat (manajemen dan kebijakan kesehatan, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, epidemiologi, maupun kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja), Penelitian manajemen kebidanan atau yang terkait dengan kebijakan maupun upaya preventif dan promotif, Penelitian manajemen keperawatan atau yang terkait dengan keperawatan lingkungan dengan upaya promosi kesehatan. Naskah ilmiah dalam jurnal ilmiah kesehatan berisikan hasil riset, studi kasus, atau kondisi konseptual, Jurnal ini diterbitka oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM) dengan frekuensi terbit 4 bulanan yaitu 3 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Maret, Agustus dan Desember setiap tahunnya. Pengiriman artikel, serta proses peninjauan, tidak dikenakan biaya (GRATIS), tetapi biaya publikasi (HANYA jika dipublikasikan). Jurnal ini juga telah menjadi anggota <em>CrossRef,</em> serta pengecekan plagiat dengan <em>similarity check turnitin</em> Karena itu, semua artikel yang diterbitkan oleh jurnal ini akan memiliki nomor DOI yang unik.</p> <p style="text-align: justify;">&nbsp;</p> <p style="text-align: justify;"><img src="/ojs_new/public/site/images/admin/cover_master_kecil1.jpg"></p> <p style="text-align: justify;">&nbsp;</p> <p style="text-align: justify;">&nbsp;</p> http://journals.stikim.ac.id/index.php/jikes/article/view/399 Prevalensi Malaria Berdasarkan Karakteristik Sosio Demografi 2020-03-21T09:06:02+00:00 Andi Alim andi_alimbagu@yahoo.co.id Arlin Adam arlin_adam@yahoo.com Benyamin Dimi benyamin_dimi@yahoo.co.id <p>&nbsp;</p> <p><em>Malaria is a disease that attacks humans, birds, apes and other primates, reptiles and rodents, which is caused by protozoan infections of the genus Plasmodium and is easily recognized from the symptoms of fever (chills) and prolonged fever. Until now, Indonesia is still one of the countries at risk of Malaria because 80% of districts/cities in Indonesia are Malaria-endemic. The objective to be achieved in this study is to see a description of the incidence of Malaria in Denemani health centre based on the characteristics of the patient's age, sex of the patient, occupation and place of residence of the patient. The study design was a descriptive study obtained by a sample of 642 respondents. The results showed that there were more Malaria sufferers at the age of 24-35 years as many as 264 patients (41.1%), more Malaria sufferers in the female sex as many as 323 people (50.3%), Malaria sufferers more in patients who were work as private employees, 410 people (63.9%). More Malaria sufferers found living in urban areas, amounting to 447 patients (69.6%). Based on these conclusions it is suggested to the relevant parties that seeing the problems in the Public Health Center in Denemani, especially in adult polyclinics, it does not rule out the possibility that the number of Malaria sufferers will increase every day. This needs to be prevented </em><em>so there are </em><em>not to increase continuously.</em></p> <p><em>Keywords: Malaria, age, gender, occupation, place of residence</em></p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Malaria adalah penyakit yang menyerang manusia, burung, kera dan primata lainnya, hewan melata dan hewan pengerat, yang disebabkan oleh infeksi protozoa dari genus Plasmodium dan mudah dikenali dari gejala meriang (panas dingin menggigil) serta demam berkepanjangan. Hingga kini, Indonesia memang masih menjadi salah satu negara yang berisiko Malaria karena 80% kabupaten/ kota di Indonesia endemis Malaria. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk melihat gambaran angka kejadian Malaria di Puskesmas Denemani berdasarkan karakteristik umur penderita, jenis kelamin penderita, pekerjaan dan tempat tinggal penderita. Desain penelitian adalah penelitian deskriptif diperoleh sampel sebanyak 642 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penderita Malaria lebih banyak pada usia 24-35 tahun yaitu sebanyak 264 penderita (41,1%), penderita Malaria lebih banyak pada jenis kelamin perempuan sebanyak 323 orang (50,3%), penderita Malaria lebih banyak pada penderita yang bekerja sebagai pegawai swasta yaitu 410 orang (63,9%). Penderita Malaria lebih banyak ditemukan yang tinggal di daerah perkotaan, yaitu sebesar 447 penderita (69,6%). Berdasarkan kesimpulan tersebut maka disarankan kepada pihak-pihak terkait bahwa melihat permasalahan di Puskesmas Denemani, khususnya di poli dewasa, maka tidak menutup kemungkinan, semakin hari jumlah penderita Malaria semakin meningkat. Hal ini perlu dicegah jangan sampai terjadi peningkatan secara terus-menerus.</p> <p>Kata Kunci: Malaria, umur, jenis kelamin, pekerjaan, tempat tinggal</p> 2020-03-21T05:11:16+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journals.stikim.ac.id/index.php/jikes/article/view/431 Media Komik Sebagai Alternatif Media Promosi Kesehatan Seksualitas Remaja 2020-03-21T09:09:31+00:00 Rasid Ansari rasid.ansari1906@gmail.com Linda Suwarni linda.suwarni@unmuhpnk.ac.id Selviana Selviana selviana@unmuhpnk.ac.id Mawardi Mawardi mawardi18113@gmail.com Rochmawati Rochmawati rochmawati@unmuhpnkm.ac.id <p>Based on the results of the 2012 IDHS survey the TRC showed 9.3% or 3.7 million adolescents said they had had premarital sex. The purpose of this study was to determine the effectiveness of comic media as a promotion of adolescent health in SMP N 2 Pontianak. This research uses a quantitative approach with quasi-experimental methods (quasi experiments) type of pre-test post-test one group design. The number of samples of data analysis using the Wilcoxon Test was 38, using questionnaire and comic instruments. The results of this study by conducting the Wilcoxon Test there are significant differences between before and after given the intervention in the form of comic media on the information variable (p value = 0,000), subjective norm variables (p value = 0,000), and the variable Intention of sexual behavior (p value = 0.044) so it can be concluded that comics are effective media as an alternative media for the promotion of adolescent sexuality health.</p> 2020-03-21T05:19:57+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journals.stikim.ac.id/index.php/jikes/article/view/388 Konfirmasi Lima Faktor yang Berpengaruh terhadap Pencegahan Diabetes Mellitus Pada Ibu Hamil 2020-03-21T09:12:36+00:00 Madinah Munawaroh Hayatullah madinahmh21@gmail.com Hafizzurachman Hafizzurachman hafizurrachman@gmail.com <p>Pencegahan penyakit diabetes melitus gestasional adalah upaya atau usaha yang secara sengaja dilakukan individu untuk menghindari atau mengendalikan kadar gula darah agar tidak menggangu kehamilan dan kesehatan ibu dan bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung serta besaranya pengaruh sumber informasi, peran keluarga, pola makan, aktifitas fisik dan status gizi terhadap pencegahan diabetes mellitus pada ibu hamil. Penelitian ini diambil dari data primer menggunakan kuesioner. Sampel digunakan sebanyak 60 responden dengan rancangan <em>cross sectional</em>. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2017-Januari 2018 Puskesmas Rangkapan Jaya Kota Depok Tahun 2018. Metode analisis digunakan adalah <em>Structural Equation Model</em> (SEM) menggunakan SmartPLS 2.0 dan SPSS 18. Hasil penelitian menghasilkan temuan yaitu variabel pencegahan diabetes mellitus pada Ibu hamil dipengaruhi sumber informasi (23,02%), peran keluarga (19,24%), pola makan (7,32%), aktifitas fisik (18,78%) dan status gizi (13,08%). Pengaruh langsung pencegahan dibetes mellitus pada ibu hamil 81,44% dan pengaruh tidak langsung sebesar 1,44%. Total pengaruh langsung dan tidak langsung pencegahan diabetes mellitus pada ibu hamil sebesar 82,88%. Semakin baik informasi, peran keluarga, pola makan aktifitas fisik dan status gizi ibu maka akan baik pula pencegahan terhadap penyakit diabetes mellitus. Saran agar ibu selalu menjaga kesehatan ibu pada masa kehamilan agar terhindar dari komplikasi pada saat hamil.</p> <p>&nbsp;</p> 2020-03-21T05:09:01+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journals.stikim.ac.id/index.php/jikes/article/view/406 Efektivitas Media Aplikasi untuk Edukasi Siaga Bencana pada Anak Penyandang Disabilitas (Tuna Rungu) 2020-03-21T09:35:07+00:00 Nur Aini ainiumar24@gmail.com Daniah Daniah 1r2ddaniah@gmail.com <p>Metode penelitian&nbsp; yang digunakan adalah mix metode yaitu kuantitatif dan Indonesia merupakan negara rawan bencana alam yang dampaknya dapat &nbsp;menyebabkan timbulnya korban terutama pada anak anak disabilitas. Salah satu penyebab luasnya dampak adalah karena kurangnya &nbsp;pengetahuan masyarakat &nbsp;terutama anak menghadapi &nbsp;bencana. Pemerintah sudah melakukan upaya program sekolah aman untuk anak sekolah dasar dan anak disabilitas, namun hal tersebut belum berjalan secara terus menerus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media &nbsp;&nbsp;aplikasi berbasis android dan website SINARU terhadap&nbsp; pengetahuan tentang mitigasi siaga bencana pada anak disabilitas tuna rungu di SDLB santi Rama Tahun 2019</p> <p>kualiatif. Kuantitatif &nbsp;dengan pendekatan waktu cross sectional, metode sampel menggunakan total sampling yang berjumlah 24&nbsp; anak . Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner, aplikasi yang dirancang untuk anak disabilitas berbasis website dan android . Data dianalisa menggunakan uji statistik SPSS dengan T test Dependent. Sedangkan kualitatif pengambilan data &nbsp;dengan wawancara mendalam. Informannya guru dan orang tua murid. Kemudian ditranskripkan dan di analisis menggunakan model Miles dan Huberman</p> <p>Hasil menunjukkan&nbsp; rata-rata skor pengetahuan responden sebelum intervensi adalah 40,2 skor paling kecil adalah 15 dan paling besar 75. Kemudian rata-rata skor setelah intervensi adalah 47 dengan skor paling besar 85. Sedangkan&nbsp; rata-rata peningkatan skor pengetahuan adalah 6,8 dengan standar deviasi 14,9 dan standar eror 3 dan dari hasil uji statistik didapatkan p value 0,034 yang berarti intervensi yang dilakukan berpengaruh terhadap peningkatan skor pengetahuan anak. Dari hasil wawancara menunjukkan bahwa murid Santi Rama baru sekali mengikuti edukasi siaga kebakaran. Guru sudah pernah dibekali pengetahuan mengenai bencana. Kesimpulannya&nbsp; bahwa media aplikasi&nbsp; SINARU efektif menambah pengetahuan anak anak disabiltas tunarungu mengenai mitigasi siaga bencana. Dan perlu peran orang tua dalam memberi&nbsp; informasi pada anak di rumah.</p> 2020-03-21T05:16:43+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journals.stikim.ac.id/index.php/jikes/article/view/532 Penerapan Standar Operasional Prosedur Perawatan Luka Bersih melalui Pelatihan Perawatan Pasca Operasi 2020-03-23T04:11:24+00:00 Oci Etri Nursanty ocietrin@gmail.com Fitri Arofiati fitri.arofiati@umy.ac.id <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Rumah sakit dituntut mampu mengurangi resiko infeksi dalam pelayanan jasa kesehatan. Unsur terpenting yang terlibat salah satunya adalah perawat. Mengacu pada Sasaran Internasional Keselamatan Pasien (SIKP) 5, Salah satu caranya mengurangi resiko infeksi yaitu menerapkan Standar Operasional Prosedure dalam penatalaksanaan pasien luka pasca operasi. Rumah sakit PKU Muhammadiyah Bantul memiliki perawat yang telah mengikuti pelatihan perawatan luka secara internal, namun rumah sakit belum melakukan evaluasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan <em>quasi eksperiment</em>. Populasi penelitian, perawat yang bertugas di Instalansi Rawat Inap dewasa RS PKU Muhammadiyah&nbsp; Bantul. Jumlah sampel 30 orang dengan <em>purposive </em><em>sampling</em>. Pengumpulan data menggunakan <em>Cheklist</em> observasi . Alat analisis menggunakan <em>Paired t-test</em> dengan taraf signifikan 5%. Pelatihan perawatan luka pasca operasi efektif dalam penerapan SOP di RS PKU Muhammadiyah Bantul dengan <em>p-value</em> 0,002 %. Penilaian responden dalam penerapan SOP <em>Pre-Post training</em> dalam kategori baik. Artinya secara keseluruhan responden sudah menerapkan SOP, namun <em>Pre training</em> masih terdapat 8 responden dan <em>Post training</em> terdapat 3 responden dalam kategori cukup.</p> 2020-03-21T05:26:26+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journals.stikim.ac.id/index.php/jikes/article/view/456 Terapi Obat pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Komplikasi di Rumah Sakit 2020-03-23T04:13:46+00:00 Julia Totong juliatotong@yahoo.com Desi Wahyu Ningsih Desi.WN@gmail.com <p>Pengendalian Diabetes mellitus dilakukan dengan memperbaiki pola makan , kebiasaan aktivitas fisik/olahraga, konumsi obat dan edukasi. Terdapat hubungan yang erat antara hiperglikemia, resistensi insulin dan gangguan availabilitas nitritoksida endotel vaskuler. Kerusakan endotel akan menyebabkan terbentuknya lesi aterosklerosis koroner yang kemudian berujung pada penyakit kardiovaskuler (CVD). Hampir 50% total kematian pada DM tipe 2 karena CVD meningkatkan resiko kematian .</p> <p>Metformin merupakan terapi lini pertama pada pasien diabetes melitus dengan CVD. Kombinasi metformin dengan obat golongan lainnya untuk mencapai kontrol glikemik dapat dilakukan dengan memperhatikan efek samping obat dan komorbiditas. Terapi yang efektif diperlukan untuk menurunkan resiko kejadian kardiovaskular, terutama infark miokard, CAD, stroke , &nbsp;CVD, CHF.</p> <p>Aspirin tidak direkomendasikan pada pasien diabetes tanpa CVD atau kerusakan organ lainnya (resiko kardiovaskular rendah), terapi antiplatelet diberikann secara personalized pada pasien diabetes dengan risiko kardiovaskular tinggi. Stratifikasi risiko kardiovaskuler pada pasien diabetes ( rendah, tinggi atau sedang) tidak begitu penting , karena bila diagnosis diabetes sudah ditegakkan, sebab sudah terdapat risiko kardiovaskuler yang tinggi , sehingga sebaiknya pasien diabetes tanpa CAD juga mendapatkan terapi yang sama dengan pasien yang diabetes dengan CAD.</p> <p>Terapi statin bertujuan menurunkan kadar LDL pada pasien diabetes dengan CVD.</p> 2020-03-21T05:23:15+00:00 ##submission.copyrightStatement##