Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Ibu Nifas tentang Perdarahan Postpartum

  • Fitri Rachmania Akademi Kebidanan Prima Husada Bogor
  • Lela Zakiah Akademi Kebidanan Prima Husada Bogor
Keywords: Ibu Nifas, Perdarahan Postpartum

Abstract

Berdasarkan data 10 kasus terbanyak di RSUD Cibinong Kabupaten Bogor pada tahun 2016 tercatat pada rekam medik kasus perdarahan postpartum ada sebanyak 38 kasus dan pada tahun 2017 tercatat peningkatan perdarahan postpartum menjadi 102 kasus. Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Nifas Tentang Perdarahan Postpartum di RSUD Cibinong Tahun 2017.Penelitian ini menggunakan metode desain survey analitik kualitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi sebanyak 1675 responden dan sempel sebanyak 94 responden ibu nifas yang mengalami perdarahan postpartum di RSUD Cibinong. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukan bahwa dari total 94 responden ibu nifas yang tidak mengalami perdarahan postpartum, sebanyak 63 (67,0%). berdasarkan umur tidak berisiko sebanyak 53 (56,4%). berdasarkan paritas berisiko, sebanyak 51 (54,3%). berdasarkan pendidikan rendah, sebanyak 53 (56,4%). berdasarkan ibu yang tidak pekerjaan, sebanyak 80 (85,1%). Simpulan ada hubungan antara umur danĀ  paritas. Saran bagi tempat penelitian diharapkan dapat digunakan sebagai masukan dalam meningkatkan pelayanan kebidanan dan diharapkan kepada tenaga kesehatan tetap terus memperhatikan kelengkapan pendokumentasian data rekam medik pasien agar data- data pasien tercatat dengan lengkap dan rapih.

Published
2020-01-05