Hubungan Kejadian Keputihan dengan Servisitis pada Wanita Usia Subur

  • Lugita Putri Hangganingrum Akademi Kebidanan Prima Husada Bogor
  • Shanti Ariandini Akademi Kebidanan Prima Husada Bogor
Keywords: Keputihan, Servisitis, Wanita Usia Subur (WUS)

Abstract

Di Indonesia didapatkan total kasus IMS yang ditangani ada 140.803 kasus dari 430 layanan IMS tahun 2012. Di Indonesia jumlah kasus IMS terbanyak berupa cairan vagina abnomal 20.962 dan servisitis 33.025. IMS termasuk diantara 5 katagori penyakit dewasa yang mencari pelayanan kesehatan dan memiliki dampak besar pada kesehatan sesksual dan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kejadian keputihan dengan servisitis pada WUS di Puskesmas Tanah Sareal Kota Bogor. Penelitian ini bersifat analitik melalui pendekatan Cross Sectional, dengan populasi WUS yang datang ke Puskesmas Tanah Sareal 423 responden dan sampel 206 responden dari perhitungan Stratified Random Sampling. Hasil penelitian WUS yang mengalami keputihan 151 (73,3%) responden dan WUS yang tidak mengalami keputihan 55 (26,7%) responden. WUS yang mengalami keputihan dengan diagnosa servisitis 86 (41,7%) responden dan WUS yang mengalami keputihan tidak di diagnosa servisitis 120 (58,3%) reponden. Hasil uji statistic di dapatkan hubungan kejadian keputihan dengan WUS, hasil   (ρ value : 0,000 dan OR : 0,430). Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara keputihan dengan kejadian servisitis pada WUS. Diharapkan tenaga kesehatan meningkatkan kualitas pelayanan khususnya upaya melakukan pemeriksaan secara dini dan mendeteksikemungkinan-kemungkinan yang terjadi pada WUS agar mampu menurunkan kejadian IMS salah satunya adalah servisitis.

Published
2020-01-05