Perilaku Berisiko HIV/AIDS: Seks Bebas dan Penyalahgunaan Narkoba Pada Remaja di SMK X Kota Palembang

Risky Behavior of HIV/AIDS: Unprotected Sex and Drug Abuse among Teenagers in X Vocational High School, Palembang City

  • Astri Febrika Universitas Katolik Musi Charitas Palembang
  • Sri Indaryati Universitas Katolik Musi Charitas Palembang
  • Lilik Pranata Universitas Katolik Musi Charitas Palembang
Keywords: sikap, seks bebas, penyalahgunaan narkoba, perilaku

Abstract

Masa remaja adalah masa peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa. Remaja banyak mengalami perubahan baik fisik, psikologi, seksual dan sosial. Perubahan ini mendorong remaja melakukan hal baru yang dianggap menarik ataupun menyenangkan. Remaja sering terjerumus melakukan perilaku seks bebas dan menggunakan narkoba sebagai mekanisme koping untuk menghadapi masalah ataupun sekedar mencari jati diri. Kedua perilaku ini merupakan faktor risiko penyakit HIV/AIDS. Mengetahui perilaku berisiko HIV/AIDS: seks bebas dan penyalahgunaan narkoba pada remaja di SMK Palembang. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi adalah semua siswa kelas XI yang berjumlah 55. Teknik sampling menggunakan total sampling didapatkan sample berjumlah 55 responden. Data diambil menggunakan 2 kuesioner sikap dan 2 kuesioner perilaku yang disebarkan menggunakan google form. Data diolah menggunakan analisis univariat. 47 responden (85,5%) bersikap baik, 8 responden(14,5%) bersikap kurang baik dalam menghindari perilaku berisiko HIV/AIDS: seks bebas. 52 responden (94,5%) bersikap baik, 3 responden (5,5%) bersikap kurang baik dalam menghindari perilaku berisiko HIV/AIDS: penyalahgunaan narkoba. responden (1,8%) memiliki perilaku rendah, 13 responden (23,6%) memiliki perilaku sedang dan 41 responden (74,5%) memiliki perilaku tinggi atau berperilaku dalam baik dalam menghindari perilaku HIV/AIDS: seks bebas. 1 responden (1,8%) memiliki perilaku rendah dan 54 responden (98,2%) memiliki perilaku sedang dalam menghindari HIV/AIDS: penyalahgunaan narkoba. Meningkatkan sikap dan perilaku kesehatan menghindari seks bebas dan narkoba dengan meningkatkan aktivitas belajar disekolah maupun di luar sekolah yang membawa pengaruh positif.

References

Rosyida, D. A. C. (2019) Buku Ajar Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita. Yogyakarta: PT Pustaka Baru.

Nessi Meilan, Maryanah, W. follona (2018) Kesehatan Reproduksi Remaja: Implementasi PKPR dalam Teman Sebaya. Wineka Medika.

Sumiati, D. (2009) Asuhan Keperawatan Pada Klien Penyalahgunaan & Ketergantungan NAPZA. Jakarta: CV. Trans Info Media.

Yani, I. D. (2017) ‘ABSTRAK. Remaja merupakan kelompok beresiko untuk penularan HIV/AIDS. Pengetahuan yang baik tentang penyakit akan membantu remaja untuk melakukan upaya pencegahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gambaran pengetahuan remaja tenta HIV/A’, 1(1), pp. 1–5.

Wawan and Dewi (2016) Teori Pengukuran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika.

Ardhiyanti, Y. (2015) Bahan Ajar AIDS Pada Asuhan Kebidanan. Yogyakarta: Deepublish.

UNAIDS (2019) ‘STATE OF THE EPIDEMIC’.

Kementerian Kesehatan RI (2017) ‘Laporan Perkembangan Hiv Aids Dan Penyakit Infeksi Menular Seksual (Pims) Triwulan II Tahun 2017’, pp. 138–139. doi: 10.1055/s-2008-1040325.

Badan Narkotika Nasional (2019) ‘Survei Nasional Penyalahgunaan Narkoba di 34 Provinsi Tahun 2019’, Jurnal Data Puslitdatin 2017, pp. 83–88. Available at: http://www.rumahcemara.or.id/rumahcemara.or.id/2017 Survei Nasional BNN.pdf.

Kementerian Kesehatan RI (2018) ‘Laporan HIV/AIDS TW 1 2018’.

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan (2019) ‘Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan’ pp. 90–93.

Kementerian Kesehatan RI (2019) ‘Laporan Perkembangan HIV/AIDS PIMS TRIWULAN IV’.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (2017) Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia’. Available at: chrome-extension://oemmndcbldboiebfnladdacbdfmadadm/https://e-koren.bkkbn.go.id/wp-content/uploads/2018/10/Laporan-SDKI-2017-Remaja.pdf.

Muflih, M.and Setiawan, I. D. (2017) ‘Karasteristik Berpacaran dengan Kepercayaan Diri Remaja dalam’, Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia, 1(1), pp. 13–24. Available at: http://www.jurnal.umt.ac.id/index.php.jik.15.Abrori (2017) Buku Ajar Infeksi Menular Seksual. UM Pontianak Pers: Universitas Muhammadiyah Pontianak.

Donsu, J. D. T. (2017) Psikologis Keperawatan. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Donsu, J. D. T. (2019) Psikologi Keperawatan. Yogyakarta: PT Pustaka Baru.

Efendi Ferry, M. (2009) Keperawatan Kesehatan Komunitas Teori dan Praktik dalam Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

FR Lisa, J. & S. (2013) Narkotika, Psikotropika dan Gangguan Jiwa. Yogyakarta: Nuha Medika.

Gunarsa, S. D. (2008) Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: Gunung Mulia.

Gunawan, J. (2016) Potret Keperawatan di Belitung Indonesia. Kendari: YCAB.

Hamdi, A. S. and Bahruddin, E. (2015) Metode penelitian kuantitatif aplikasi dalam pendidikan. Yogyakarta: Deepublish.

Hidayat, A. A. A. (2013) Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Humanika.

Hidayat, A. A. A. (2017) Metodologi Penelitian Keperawatan dan Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.

Ismainar, H. (2018) Kesehatan Ibu dan Anak. Yogyakarta: CV Budi Utama.

Kartika, I. I. (2017) Buku Ajar Dasar Riset Keperawatan dan Pengolahan Data Statistik. Jakarta: CV. Trans Info Media.

Kumalasari, I. and Andhyantoro, I. (2014) Kesehatan Reproduksi Untuk Mahasiswa Kebidanan Dan Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.28.Kusmiran, E. (2011) ‘kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita’.

Lestari, T. (2015) Kumpulan Teori Untuk Kajian Pustaka Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika. 30.Mansur, H. (2009) Psikologi Ibu Dan Anak untuk Ibu Dan Anak. Jakarta: Salemba Medika.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia (2018) ‘Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2018 Tentang Penggolongan Narkotika’, (2). doi: 10.20961/ge.v4i1.19180.

Muhammad Hamka, H. J. H. dan M. A. T. (2017) ‘Perilaku Seks Bebas Di Kalangan Remaja (Studi di Kecamatan Maligano Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara)’, 11(2), pp. 10–14. doi: 10.16194/j.cnki.31-1059/g4.2011.07.016.

Notoatmodjo, S. (2012) Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2018) Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Perry, P. (2010) Fundamental of Nursing Fundamental Keperawatan. Edisi 7 Bu. Singapore: Elsevier.

Rahman, T. A. (2015) Analisis Statitik Penelitian Kesehatan (prosedur pemilihan uji hipotesis penelitian kesehatan). Bogor: In Media.

Riyanto, A. B. (2013) Kapita Selekta Kuesioner Pengetahuan dan Sikap Dalam Penelitian Kesehatan.Jakarta: Salemba Medika.

Santrock, J. W. (2011) Masa Perkembangan Anak: Children,2. Jakarta: Salemba Humanika.

Sri Indaryati, Lilik Pranata, Novita.A, Nopitasari.P. (2018) Pendidikan Kesehatan: Strategi Mencegah Perilaku Berisiko HIV/AIDS (Seks Bebas Dan Penyalahgunaan Nafza)Volume 2, Number 1, 2018, 6-11.

Sunaryo (2013) Psikologi untuk Keperawatan. Jakarta: EGC.

Widhiarso, W. (2011) Membuat Kategori Skor Hasil Pengukuran dari Skala. Fakultas Psikologi Kedokteran.

Published
2021-04-30