Buku Diare Si Nenek Media Literasi Audio Visual Pencegahan Diare

  • Bella Fitrianie STIKesIndonesia Maju
  • Achmad Lukman STIKes Indonesia Maju
  • Abdan Shofu Adlu Syakur STIKes Indonesia Maju
  • Abdal Rozaq Putra Wahyudi STIKes Indonesia Maju
  • Laras Agesti Ayu STIKes Indonesia Maju
  • Nadia Salsabila STIKes Indonesia Maju
  • Rofi Faniasih STIKes Indonesia Maju
Keywords: dokumenter, bogor, edukasi, diare

Abstract

Data dari Profil Dinas Kesehatan Jawa Barat bahwa jumlah diare sebanyak 990.832. Dari data tersebut Kabupaten Bogor memiliki jumlah kejadian diare sebanyak 109.820 peringkat tertinggi pertama se-Jawa Barat (1). Alternatif luaran intervensi pada pelaksanaan Praktek Belajar Lapangan (PBL 3) ini adalah Film Dokumenter. Film Dokumenter ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan edukasi mengenai penyakit diare pada masyarakat umum sehingga para responden dapat menerapkan perilaku pencegahan penyakit tersebut. Penelitian ini dibuat dengan metode observasi secara langsung dengan mendatangi narasumber yang terpapar diare, kegiatan ini berlangsung dalam jangka waktu April hingga September 2021 di wilayah Kota  Bogor, dengan sasaran masyarakat umum kota Bogor. Berdasarkan hasil yang didapat dari pretest terdapat 82,8% orang yang belum mengetahui tentang penyakit diare dan berdasarkan hasil post test terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap penyakit diare dengan melihat nilai akurasi dari pre test dan post test. Kegiatan ini memiliki kekurangan yaitu jaringan internet yang kurang stabil. Materi film documenter yang disampaikan mendapat respon yang cukup baik dari responden. Kesimpulan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi mengenai penyakit diare pada masyarakat umum sehingga para responden dapat menerapkan perilaku pencegahan penyakit tersebut. Diharapkan kepada masyarakat dapat mempelajari tentang diare dengan menggunakan media literasi audio visual berupa film documenter sehingga dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit diare.

Published
2022-05-13