Pelatihan Implementasi Komunikasi Efektif plus Pemasaran Sosial 7P (KEPPS 7P) dalam Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Setia Mitra Jakarta Selatan

Training on the Implementation of Effective Communication plus Social Marketing 7P (KEPPS 7P) in Healthcare Services at Setia Mitra Hospital, South Jakarta

  • Rindu Rindu Universitas Indonesia Maju
  • Astrid Novita Universitas Indonesia Maju
  • Sancka Stella Ganiasnda Sihura Universitas Indonesia Maju
  • Lazuardi GP Universitas Indonesia Maju
  • Reni Reni Universitas Indonesia Maju
Keywords: komunikasi efektif, pemasaran sosial, rumah sakit

Abstract

Komunikasi efektif dan efisien dalam layanan kesehatan memiliki peran yang vital bagi keselamatan pasien. Tidak hanya dalam menyampaikan informasi pelayanan yang tersedia namun juga saat harus memberikan kabar kurang menyenangkan. Hal ini berdampak pada penurunan kualitas mutu pelayanan rumah sakit sehingga perlu adanya patient care yang optimal yang akan berdampak pada kepuasan pasien. Didalam mewujudkan komunikasi efektif di rumah sakit, setiap staf perlu mengimplementasikan konsep bauran pemasaran 7P yang memiliki 7 elemen yang terdiri dari product, price, promotion, place, people, process serta physical evidence. Berdasar 7 elemen tersebut maka para staf rumah sakit diharapkan bisa mengimplementasikan komunikasi efektif di setiap unit mereka. Pengabdian kepada masyarakat ini bekerjasama dengan Rumah Sakit Setia Mitra Jakarta Selatan. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah diharapkan dapat meningkatkan kompetensi yaitu mampu menjelaskan Teknik Komunikasi, mampu menerapkan Etika Dalam Penampilan Kerja, mampu menerapkan Etika Komunikasi, mampu melaksanakan Manajemen Konfik, mampu melaksanakan Penanganan Komplain, mampu melaksanakan Komunikasi Efektif dan Komunikasi SBAR, serta mampu menerapkan bauran pemasaran 7P. Pengabdian masyarakat berupa pelatihan komunikasi efektif dan pemasaran sosial 7P menunjukkan hasil yang efektif dimana terdapat nilai perbedaan mean 1,08 menunjukkan terdapat selisih rata-rata nilai pengetahuan sebelum (15.81) dan sesudah (16.89) dimana tujuan daripada edukasi dan pelatihan sudah tercapai, yakni perubahan pengetahuan, sikap dan tingkah laku individu, keluarga, kelompok khusus, dan masyarakat.

References

Supartiningsih S. Kualitas Pelayanan Kepuasan Pasien Rumah Sakit: Kasus Pada Pasien Rawat Jalan. J Medicoeticolegal Dan Manaj Rumah Sakit. 2017;6(1):9–15.

Sumarno A, Holis AZ. HUBUNGAN MOTIVASI PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM MANAJEMEN KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT JS. TAHUN 2017. J AFIAT Kesehat dan Anak. 2017;3(2):1–10.

PERSI. Komunikasi efektif pada pelayanan kesehatan. 2018.

Alfarizi M. Komunikasi Efektif Interprofesi Kesehatan Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan Rumah Sakit. ETTISAL J Commun. 2019;4(2):151.

Aprilia D, Wahjono S. Komunikasi Di Rumah Sakit. Surabaya; 2022.

Fajriyah N, Wijaya H, Mamesah MM, Marga I. Strategi Meningkatkan Komunikasi Efektif dan Keselamatan Pasien dengan SBAR diantara Tim Kesehatan di Rumah Sakit: Tinjauan Sistematis Strategies for Improving Effective Communication and Patient Safety with SBAR among Healthcare Teams in Hospitals: A Sys. J Heal Manag Res. 2023;2(1):7–13.

WHO. Framework for Action on Interprofesional Education & Collaborative Practice. Geneva, Switzerland: World Health Organization; 2010.

Rizki MGD, Lisda S, Dristiana DK. Komunikasi terapeutik tenaga kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Dunia Komun Prodi lmu Komun. 2022;10(4):40–54. 9. Christina LV, Susilo AP. Penggunaan Metode SBAR untuk Komunikasi Efektif antara Tenaga Kesehatan dalam Konteks Klinis. KELUWIH J Kesehat dan Kedokt. 2021;3(1):57–63.

Shorayasari S, Effendi D, Puspita S. Difference Knowledge After Given Health Education About Rubing Dental With Video Modeling. J Ilmu Kesehat Masy. 2017;8(1):43–8.

Yuliani E. Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pemberian MP-ASI Pada Balita Usia 6-24 Bulan. J NONCOMMUNICABLE Dis. 2021;2(2):45–55.

Luh Yudita Intan Pratiwi, Ni Putu Emy Darma Yanti IMR. Video Edukasi Meningkatakan Pengetahuan Perawat tentang Komunikasi Terapeutik di RS. (COPING), Community Publ Nurs. 2022;10(6):658–63. 13. Shapu RC, Ismail S, Ahmad N, Lim PY, Njodi IA. Systematic review: Effect of health education intervention on improving knowledge, attitudes and practices of adolescents on malnutrition. Nutrients. 2020;12(8):1–19.

Hayati N, Yulianto E. Efektivitas Pelatihan Dalam Meningkatkan Kompetensi Sumber Daya Manusia. J Civ Soc Stud. 2021;5(1):98–115.

Muslihah N, Habibie IY, Maulidana AR, Kurniasari ND, Farida B, Harini R. Evaluating Change Behaviour Training Model for Improving Nutrition Knowledge and Counseling Skill among Peer Couselors in Malang District. Media Gizi Indones. 2022;17(1SP):180–5.

Published
2023-12-30