Optimalisasi Metode Pembelajaran: Upaya Peningkatan Pengetahuan Pembelajaran Nutrasetikal pada Penyakit Kardiovaskular

Optimization of Learning Methods: Efforts to Improve Knowledge of Nutraceutical Learning in Cardiovascular Diseases

  • Indri Pijaryani Universitas Mulawarman, Indonesia
  • Muh Taufiqurrahman STIKes Dirgahayu, Indonesia
Keywords: pengetahuan, nutrasetikal, kardiovaskular

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran menjadi tantangan bagi Dosen dan Mahasiswa. Dosen harus mengintegrasikan pendekatan pembelajaran baru dan secara aktif melibatkan Mahasiswa untuk menegakkan standar pendidikan yang tinggi. Namun demikian, peserta didik harus memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan metode pelatihan baru. Penting untuk mempertimbangkan minat dan ciri khas inovasi pembelajaran, serta kemajuan yang dicapai dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, karena elemen-elemen ini terus berkembang. Pada proses pelaksanaan pengabdian, metode dilaksanakan dengan model Problem-Based Learning (PBL), yaitu model pembelajaran yang terdiri dari lima tahap: mengorientasikan Mahasiswa pada masalah, mengorganisasikan mahasiswa dalam pembelajaran, membimbing mahasiswa, mengembangkan dan menyajikan produk karya, serta menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Tujuan pembelajaran yang dapat diukur terkait dengan aspek kognitif, dan penilaian pemahaman digunakan sebagai komponen pendekatan penilaian. Tujuan utama media pembelajaran adalah berfungsi sebagai alat pembelajaran yang mengubah suasana, lingkungan sekitar, dan lingkungan belajar.. Media berpotensi merangsang pemikiran Mahasiswa dan meningkatkan pembelajarannya. Mahasiswa cenderung tidak bosan jika menggunakan media dalam pembelajaran. Media pembelajaran memiliki beberapa jenis yaitu, audio, visual, dan audiovisual. Dari ketiga jenis media pembelajaran tersebut, visual melaluai E-modul banyak diminati oleh mahasiwa diikuti oleh audio-visual untuk meningkatkan motivasi Mahasiswa karena tidak membuat Mahasiswa merasakan bosan.

Published
2024-04-30