Penyembuhan Ulkus Diabetik dengan Aplikasi Antimikrobial Wound Dressing Silver (Acticoat™)

  • Nila Indrayati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju
  • Yeni Koto Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju
  • Budhi Mulyadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju
Keywords: ulkus diabetik, hydrophobic, perak

Abstract

Penanganan ulkus diabetik, membutuhkan advanced wound management berupa antimikrobial dressing, karena luka yang tidak kunjung sembuh, salah satu penyebabnya karena kumpulan berbagai jenis bakteri dan disertai biofilm. Balutan Silver (Acticoat ™) merupakan salah satu produk antimikrobial.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas balutan silver terhadap penyembuhan ulkus diabetik. Metode penelitian  menggunakan desain quasi-eksperiment, metode kelompok kontrol pre-test-post-test. Menggunakan instrumen luka  yang sudah baku, yaitu Status Kontinum Bates Jensen Wound Assessment Tools (BWAT). Jumlah populasi  sebanyak 54 pasien  dan pemilihan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling didapatkan jumlah sampel sebanyak 15 responden. Hasil univariat didapatkan bahwa pada kelompok kontrol yang  menggunakan Cutimed Sorbact®  , jenis kelamin dan usia responden  terbanyak adalah  wanita  sebanyak  71,43% dan usia 61 – 70 tahun sebanyak 50,00%.Pada  kelompok eksperimen yang  menggunakan Acticoat ™, jenis kelamin  terbanyak adalah wanita sebanyak  62,50%  dan usia   61- 70 tahun sebanyak 57,14 %. Hasil uji independent T-test  yang membandingkan pre dan post didapatkan nilai p-value 0,011 dengan tingkat signifikansi < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara hidrophobic (Cutimed Sorbact®) dan silver (Acticoat ™) . Penggunakan Silver (Acticoat ™) memiliki respon yang lebih baik, dibuktikan oleh tingkat kesembuhan yang tinggi dan waktu yang dibutuhkan untuk penyembuhan lebih cepat dari yang diharapkan.

Published
2019-06-28